ilmu pelet mahabbah pengasihan tingkat tinggi penakluk wanita tanpa puasa ampuh pasti berhasil

Nabi Sulaiman dikenal sebagai salah satu nabi yang memiliki tahta dan kekuasaan yang luar biasa. Beliau tidak hanya dikenal sebagai rajanya para manusia, tetapi juga para bangsa jin dan hewan. Dalam hikayat Islam disebutkan bahwa Nabi Sulaiman mampu menaklukkan Ratu Bilqis. Bahkan dengan kekuasaannya, istana Ratu Bilqis dapat dipindah dalam waktu sekejap.

Begitu kuatnya kharisma dan pesona Raja Sulaiman, sehingga membuat sang Ratu Jatuh hati kepada beliau.

Senada dengan hikayat Kharisma Raja Sulaiman. Ilmu pelet pengasihan yang akan diungkapkan melalui artikel ini adalah ilmu pelet berwasilah (perantara) pada keistimewan Nabi Sulaiman.

Oleh karena itu, ilmu pengasihan ini disebut juga sebagai Mahabbah Sulaiman.

Berbeda dengan lelaku ilmu batin lain, pelet mahabbah sulaiman dilakukan dalam waktu yang cukup lama, yaitu selama  7 bulan. Akan tetapi, dalam waktu 7 bulan tersebut puasa yang dlakukan  bukan puasa terus menerus. Tetapi puasa yang dilakukan selama hari Senin dan Kami, selama 7 bulan itu.

Tata cara puasa yang dilakukan tidak berbeda dengan melakukan puasa seperti biasanya puasa ramadhan. Bukan puasa mutih, puasa patigeni, atau jenis tirakat puasa lainnya. Tidak ada aturan spesifik mengenai makanan atau minuman yang digunakan untuk berbuka atau sahur. Paling penting, makan dan minumnya halal dan baik.

Khasiat ilmu mahabbah Nabi Sulaiman ini untuk meningkatkan kharisma. Memunculkan daya pesona pribadi (inner beauty), memancarkan aura pengasihan, bisa juga untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari banyak orang.

Mantra atau rapalan Pengasihan Nabi Sulaiman yaitu sebagai berikut:

Bismillahir rohmaanirrahim

Sollallahu alaihi wasallam

Gebyar-gebyar ana payung saka wetan

Mayungi badan ingsun

Ingsun Putra Mbok Randha Gawean

Apa Kang Sun Sedya Teka gampang mara dewe

Ingsun Kekasihe Kanjeng Nabi Sulaiman

Lan wong Sakbuwana Kabeh

 

Jika melakukan puasa dalam jangka waktu 7 bulan, terasa begitu lama. Maka alternatif penggantinya yaitu dengan melakukan lelaku puasa selama 21 hari, berturut-turut tanpa putus. Pada hari terakhir melakukan puasa patigeni, yaitu selama melakukan puasa tidak boleh terkena cahaya, tidak boleh keluar kamar (kecuali untuk kebutuhan buang air), dan juga tidak boleh tidur sehari samalam.

Bacaannya yaitu:

Bismillahir Rohmanirrohim

Ya Wadudu 33 x

 

Bacaan tersebut dibaca setiap kali selesai shalat fardhu lima waktu.

Bila selesai melakukan puasa selama 21 hari, selanjutnya bacaan ya wadudu selalu dibaca setiap hari. Minimal dibaca 2 kali dalam sehari. Semakin konsisten melakukan wirid tersebut, maka daya pengasihan yang dihasilkan pun semakin kuat.