Tak akan ada habisnya jika membicarakan mengenail ilmu pelet atau ilmu pengasihan. Namun, untuk memiliki dan menguasai ilmu pelet tidak semua orang mampu.

Pada hakikatnya, ilmu pelet didefinisikan sebagai upaya menghantarkan energi metafisik berupa rasa cinta melalui lelaku tertentu.

Ada banyak sekali jenis ilmu pelet yang saat ini berkembang di masyarakat. Di antaranya ilmu pelet semar, pelet jaran goyang, ilmu pelet dayak, ilmu pelet jangjawokan, dan berbagai macam ilmu pelet lainnya yang familiar.

Di antara banyaknya jenis ilmu pelet ini, ilmu pelet kembang kantil masih jarang diketahui. Padahal ilmu pelet ini sama unggulnya dengan ilmu pelet lainnya. Bahkan dari segi efek (pengaruhnya), ilmu pelet kembang kantil cenderung tampak alami.

Siapapun yang terkena pengaruh ilmu pelet kembang kantil, akan senantiasa merindukan Anda. Cinta dan rasa sayangnya tidak akan pernah lepas dari Anda.

Efek yang tampak pada ilmu pelet kembang kantil, yaitu si target senantiasa memikirkan Anda. Di dalam benaknya entah mengapa selalu merasa ingin bertemu dengan Anda. Dan perasaan ini seperti halnya perasaan orang yang sedang jatuh cinta secara alami.

Bukan perasaan yang membuat “tersiksa” atau kecanduan untuk bertemu dengan Anda.

Dalam bahasa Jawa, kata “Kantil” memiliki makna “lengket”. Sebagaimana khasiat pelet kembang kantil yang membuat target Anda selalu lengket dan ingin terus-terusan dekat dengan Anda.

Oleh sebagian spiritualis, mengatakan ilmu pelet kembang kantil juga cocok digunakan sebagai upaya batin untuk memikat publik. Sehingga sangat cocok jika bila digunakan untuk maju dalam suatu pemilihan umum.

Sebenarnya, ilmu pelet kembang kantil penggunaannya masih berkaitan dengan susuk kembang kantil.

Oleh para pakar supranatural, menggunakan tirakat ilmu kembang kantil untuk mengisi energi pengasihan ke dalam susuk kembang kantil.

Meskipun begitu, untuk mendapatkan khasiat ilmu pelet kembang kantil sebenarnya tidak diharuskan menggunakan susuk kembang kantil.

Lelaku dan tirakat ilmu pelet kembang kantil ada berbagai macam versi. Berikut ini adalah salah satu versi lelaku ilmu pelet kembang Kantil.

  • Untuk memulai tirakat ilmu pelet kembang kantil, yang perlu Anda lakukan yaitu menyiapkan dua bunga kantil yang masih kuncup (ada yang menyebut kembang kantil ini dengan nama bunga cempaka putih). Lantas, bungkuslah dengan kain mori (kain kafan).
  • Setelah itu galilah lubang dan kuburlah bungkusan bunga kantil tersebut di tempat yang tidak diayomi tumbuhan/tanaman.
  • Berbeda dengan tirakat puasa pelet lainnya yang hanya 7 hari atau 44 hari, tirakat ilmu pelet kembang kantil lebih lama yaitu 55 hari. Puasa yang dilakukan adalah puasa mutih. Selama melakukan puasa, setiap tengah malam mandi dengan air laut.
  • Sembari mandi air laut, rapalkan mantra berikut:

Niat ingsung amatek ajiku, ing aji Kembang kantil

kantil putih lan kantil kuning
tumurun saka khayangan cakra kembang

kantil kumantil tumuju Jabang bayine si …(sebutkan nama target Anda)…

Kantil ngintil marang aku

Kantil setinggil marang aku

Trisna asihe tumuju marang aku

Ora ana kang den tresnani kejaba aku,

Segara Gunung Langit manut marang aku,

apa meneh awakmu

Kun fayakun marang kersane

  Mantra ini dibaca sambil membayangkan wanita yang disukai hadir didepan Anda.

 

  • Bila puasa mutih 55 hari telah selesai, maka dilanjutkan dengan puasa ngebleng selama 3 hari berturut-turut. Yang dimaksud puasa ngebleng adalah puasa yang dilakukan seharian penuh.
  • Bila semua lelaku sudah selesai, maka ambillah bungkusan kembang kantil yang sebelumnya Anda kubur. Ambil isinya saja.
  • Bawalah kembang kantil tersebut kemanapun Anda pergi.

 

Namun, Anda tidak boleh membawa kembang kantil tersebut ke dalam wc/toilet atau Anda bawa saat buang  hajat.

 

CATATAN: Ilmu Pelet Kembang Kantil yang Saya tuliskan hanya ditujukan sebagai wawasan literatur kuno semata. Segala konsekuensi yang muncul akibat Anda mengamalkan ijazah ini tanpa bimbingan guru, di luar tanggung jawab Saya.

 

Atau, bila Anda ingin mendapatkan manfaat pelet kembang kantil tanpa perlu melakukan tirakat yang merepotkan. Silahkan klik DI SINI >>