mengatasi perselingkuhan

 

Perilaku selingkuh kerap kali menghiasai hubungan cinta pasangan. Di manapun dan pada siapa pun, tidak melihat wilayah seseorang, jenis kelamin, budaya, atau sistem kepercayaan tertentu. Begitu juga laki-laki perilaku selingkuh pada laki-laki.

Meski sering disebut sebagai penyebab munculnya perselingkuhan, faktor hubungan seksual lebih rendah dibanding dengan faktor emosional. Begitu halnya dengan perempuan laki-laki juga memiliki ego untuk dihargai.

Mereka pun ingin dimengerti bahwa mereka pun punya keinginan untuk menyenangkan dan membahagiakan pasangannya. Akan tetapi ketika tidak ada kepuasan secara emosional dari pasangannya. Bukan tidak mungkin bila laki-laki menyimpang dari jalurnya sebagai pasangan Anda.

Bahkan laki-laki yang di depan tampak begitu baik hingga mendekati perfect perilakunya, pun bisa saja berselingkuh.

Anda mungkin akan bergumam, “Mana mungkin laki-laki baik, kalem, penyayang, romantis, perhatian setiap detik, bisa selingkuh?”. Jawaban Saya enteng, “Bukankah Laki-laki juga manusia?”

Mari kita lanjutkan. Namun, sebelum Saya membahas mengapa “Laki-Laki Selingkuh”, kita persamakan persepsi terlebih dahulu mengenai definisi selingkuh.

 Baik, selingkuh merupakan segala bentuk perilaku yang di dalamnya ada kecenderungan hubungan yang melibatkan orang lain di luar pasangan sah, yaitu suami maupun istri.

Secara mudahnya begini, Anda atau pasangan Anda memberi atau menerima perlakukan khusus yang seharusnya Anda terima atau Anda berikan kepada pasangan Anda. Lebih spesifiknya perlakukan khusus tersebut adalah perlakukan yang mengarah pada hubungan seksual antara dua orang.

Lebih luas lagi, perselingkuhan bukan hanya untuk perilaku berhubungan seksual dengan pasangan lain, di luar pasangan sah. Selingkuh juga diartikan sebagai adanya hubungan asmara yang terjalin antara dua pasangan yang bukan pasangan resmi.

 Misalnya, perilaku ciuman, pengungkapan rasa cinta, dan komunikasi intens yang melibatkan perasaan antara keduanya. Dengan begitu, Anda sebagai wanita jangan berlega hati terlebih dulu jika suami atau pasangan sah Anda belum pernah “tidur” dengan perempuan lain. Sebab selingkuh tidak hanya soal hubungan seksual semata. SMS-an, chattingan, atau teleponan mesra dengan wanita lain adalah bagian dari perilaku selingkuh. Apalagi di situ sudah ada gejala main hati dengan wanita lain.

Hanya wanita super yang hatinya terbuat dari baja, yang mau menerima dirinya diselingkuhi pasangannya. Sebenarnya ada berbagai macam alasan mengapa laki-laki berperilaku selingkuh.

Misalnya, karena merasa direndahkan pasangannya, merasa tidak berdaya dalam rumah tangga, ada keinginan melakukan petualangan asmara dengan wanita lain, dan berbagai macam penyebab lainnya.